By. Bang Shohib
Tentang sedekah... Banyak atau seikit tetep akan dibalas..
Bahkan ketika ada yang nanya gimna kalau yang minta2 pura2 buta?
Jawabannya tetep berikan... Urusan sedekah kita kepada Allah bukan kepada orang itu...
Hingga pada suatu hari...
Saya pernah ngalamin ketakutan karena sedekah...
Walau awalnya sempet bahagia..
Pernah saya kekurangan uang untuk melunasi tagihan yang saat itu kurang
2.5jt.. Sementara waktu pelunasan hanya tinggal kira2 tiga jam lagi...
Setelah maghriban datang sepasang pengemis tua... Seperti biasa kita
berikan tanpa beban... Setelah diberikan sang suami tersebut berdoa
dengan doa yang panjang smentara sng istri mengaminkan... Saya sampai
tertegun melihatnya hingga dngan kerelaan pula saya menambh... Apa yang
terjadi?
Saya tak tau apa yang pak tua itu doakan... Qodarullah Selang dua jam
setelah itu Allah berikan rizki yang tak disangka2... Butuh mendesak
2.5jt namun ketika tagihan datang uang malah lebih bnyak setelah bayar
tagihan...
Bahagia tentunya...
Tapi lama2 saya takut...
Kejadian seperti ini sering jlebbbbb... Langsung dibales...
Yang membuat saya takut adalah...
Apakah masih ada bagian buat saya diakhirat kalau sering dibalas langsung setelah aksi?
Setuju dngan statemen diatas... Ikhlash atau enggak yng penting sedekah dulu...
Segala macam kebaikan awalnya susah utuk dimulai... Sma juga dengan bisnis... Solusinya adalah paksakan diri...
Kalau susah sedekah paksakan supya sedekah... Kalau susah rutin paksaan rutin... Klau payah ikhlas paksaan supaya ikhlas...
Pepatah lama mengatakan ala bisa karena biasa...
Pepatah gombal mengatakan yang jauh mendekat yang dekat merapat...
Ingatlah...!!! Jika para pebisnis banyak yang sukses karena kepepet
tedesak atau terpaksa dngan keadaan... Mengapa kita tak mendesak diri
kita jadi orang baik?
Lawan sedekah bakhil... Pantaskah kita bakhil yang berujung malas memberi padahal...
Semua yang kita miliki adalah pemberian...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar