Banyak orang yang terjebak dengan dunia...
Banyak orang memburu dunia untuk bahagia...
Hanya
orang beriman yang akan selamat akan urusan dunia. Bagi orang beriman
bukan sekadar kaya saja... tetapi bagaimana kekayaan itu bisa
menyelamatkan dari siksa api neraka..
Makanya orang beriman akan berusaha mencari penghasilan yang halal..
Berbeda
orang kafir, ia akan menghalalkan segala cara. Apapun akan dilakukan
untuk mengeruk keuntungan yang sebanyak-banyaknya...
Keingkaran
terhadap Allah menjadikannya merugi, meskipun ia kaya, meskipun dia
berbuat amal kebaikan dengan menyumbangkan sebagian rezekinya untuk
membantu orang kesusahan, mendirikan berbagai sarana yang membantu orang
banyak. Pondasi dasarnya adalah iman. Ketika sudah ingkar maka
berapapun harta takkan mampu menghalangi dari siksa api neraka.
Allah berfirman :
"Sesungguhnya
orang-orang yang kafir dan mati sedang mereka tetap dalam kekafirannya,
maka tidaklah akan diterima dari seseorang diantara mereka emas sepenuh
bumi, walaupun dia menebus diri dengan emas (yang sebanyak) itu. Bagi
mereka itulah siksa yang pedih dan sekali-kali mereka tidak memperoleh
penolong".(3:91)
Setiap hari keimanan ini mesti di jaga terus,
ditingkatkan amal ibadahnya, bukannya semakin kendor ketika dapat
musibah ataupun menjadi lalai ketika mendapatkan kekayaan.
Mari
kita istiqomah dengan keimanan kita. Menjadi orang yang bersemangat
dalam melakukan amal ibadah maupun bekerja. Tidak perlu takut dan
bersedih dengan berbagai problem dunia yang dihadapi. Kaya dan miskin
adalah ujian belaka, apakah kita tetap istiqomah dengan keimanan kita
ataukah menjadi kita berpaling dari keimanan. Bergembiralah kita dengan
keimanan ini.
Allah berfirman :
Sesungguhnya orang-orang yang
mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan
pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan
mengatakan): “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa
sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah
dijanjikan Allah kepadamu”. (QS. Fush-shilat [41] : 30)
Tetap bersemangat terus kawan.
Kita mau kaya ya masuk syurga juga...
Semangat memburu syurga...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar